Review Laga Piala FA Everton vs Swansea City

Review Laga Piala FA Everton vs Swansea City – Everton tampil meyakinkan dengan mengalahkan Swansea yang tak tampil dengan kekuatan penuh untuk mengamankan tempat di perempat final Piala FA.

Lacina Traore – pemain pinjaman Everton dari Monaco – terlihat untuk membuat debutnya menjadi pertandingan yang mengesankan saat dia mengkonversi umpan manis dengan tendangan tumit dari belakang, empat menit setelah pertandingan debutnya berjalan.

Tapi Swansea, dengan ditangani oleh manajer sementara Garry Monk membuat delapan perubahan dari tim yang mengalami hasil imbang saat melawan Stoke City di tengah pekan, mereka menunjukkan semangat tak kenal menyerah dan akhirnya menyamakan kedudukan lewat sundulan Jonathan de Guzman.

Tuan rumah bisa mengkreasikan beberapa peluang baik tapi pertandingan berubah saat manajer Roberto Martinez memasukkan striker Skotlandia Steven Naismith untuk menggantikan Traore yang kelelahan di menit ke 60.

Dia mengambil keuntungan dari kesalahan Neil Taylor saat melepaskan backpass, Naismith tak membuang peluang untuk membawa Everton kembali unggul. Gol tersebut dia cetak setelah lima menit memasuki lapangan. Naismith kemudian berperan dalam gol Everton berikutnya saat dia dilanggar oleh Ashley Richards di area penalti, yang membuat Leighton Baines menjadi algojo tak membuang peluang untuk melengkapi skor menjadi 3-1 bagi the toffees.

Kemenangan ini membuat Martinez berpeluang untuk mempertahankan trofi yang diraihnya bersama Wigan Athletic musim lalu tapi dia harus membenahi lini belakang Everton yang akhir-akhir ini tampil agak rentan.

Terutama karena mereka akan menghadapi Arsenal yang mengalahkan klub Premier League lain Liverpool dengan skor 2-1 di Emirates Stadium di hari yang bersamaan.

Pada pertandingan ini the swans mengeluarkan daftar pemain yang tak biasa, tapi mereka tampil dengan semangat dan menunjukkan ambisinya untuk melangkah lebih jauh di Piala FA. Swansea memiliki peluang unggul terlebih dahulu saat Pablo Hernandez berkombinasi dengan Alavaro Vazquez – yang kemudian menendang bola terlalu melebar. Swansea juga memiliki peluang saat Roland Lamah akhirnya melakukan tembakan ke gawang yang bisa diselamatkan oleh kiper Joel Robels.

Kegagalan tersebut terasa mahal saat Traore menandai debutnya dengan sebuah gol, dia menempatkan bola dengan tumitnya melewati kiper Gerhard Tremmel.

Swansea harus menerima kekalahan ini, setelah mereka memecat manajer Michael Laudrup yang membawa mereka menjuarai sebuah gelar bergengsi untuk pertama kalinya sepanjang sejarah. Laudrup yang menjadi kesayangan suporter the swans harus dipecat karena timnya hanya memenangi dua pertandingan dari 10 laga yang dijalani oleh the swans selama tiga bulan terakhir. Tampaknya manajemen dan dewan direktur klub lupa akan hasil yang diraih Swansea diajang lain seperti Europa League yang masih melaju hingga babak 32 besar. Selain itu hasil buruk Swansea lebih dikarenakan absennya lima pemain inti yang menjadi andalan Laudrup di musim lalu.