Rafael Benitez Akui Butuh Daniel Agger Di Napoli

Rafael Benitez Akui Butuh Daniel Agger Di Napoli

 

Rafael Benitez Akui Butuh Daniel Agger Di Napoli – Setelah sukses menampar Inter Milan di akhir pekan kemarin pelatih Napoli Rafael Benitez membutuhkan suntikan pemain baru. Meski demikian ia tidak ingin bermuluk-muluk untuk meminta sebuah dana dalam jumlah besar, melainkan hanya memiinjam satu pemain di poros pertahanan.

Karena itu pihak manajemen tim Napoli bertekad untuk mengamini permintaan sang pelatih, untuk memboyong mantan anak asuhnya di Liverpool, Daniel Agger, yang memang sudah sejak musim panas lalu diincar olehnya.

Berkat Rafa Benitez pemain berusia 29 tahun itu bisa merasakan persaingan sengit di Liga Premier, setelah direkrut dari Brondby pada musim 2006, dan kini sang pelatih siap menariknya lagi untuk merasakan karir di Serie A.

Konon perwakilan dari kubu Napoli telah menghubungi Liverpool pada awal pekan, dan mempertanyakan adanya kemungkinan bagi mereka untuk meminjam pemain berkebangsaan Denmark tersebut.

Meski demikian kubu Liverpool belum memberikan jawaban dan kemungkinan besar pendekatan itu akan ditolak mereka, mengingat Manchester City sebelumnya juga pernah ditolak pada tahun 2012, dan di musim panas lalu Barcelona dengan modal 14.6 juta pound juga ditolak mentah-mentah.

Agger merupakan salah satu wakil kapten di Anfield, sebelum musim kompetisi 2013-14 bergulir, dan menggantikan peran Jamie Carragher, yang telah pensiun pada Mei lalu.

Namun ternyata karirnya belakangan ini tidak seperti yang diharapkan olehnya, setelah ia lebih banyak keluar-masuk ke dalam tim karena faktor cedera dan sakit, dan selain itu alasan formasi dan strategi juga membuatnya lebih banyak duduk di bangku cadangan pada era kepemimpinan Brendan Rodgers.

Agger mengawali posisi sebagai pilar utama bersama Kolo Toure di poros tengah pertahanan The Reds, kemudian Martin Skrtel, yang harus meninggalkan posisi di tim inti karena cedera tulang rusuk dalam sebuah kecelakaan yang tidak disengaja di pusat kebugaran klub, sehari setelah timnya bermain imbang 2-2 dengan Swansea pada 16 September.

 Ia kembali mengawal pertahanannya saat timnya takluk dari Southampton 1-0 lima hari berikutnya, namun tidak dalam kondisi terbaik dan bahkan tidak dapat menyelesaikan pertandingan secara penuh.

Sementara itu, Rodgers juga mengalihkan strategi pertahanannya dari empat pemain menjadi tiga pilar di lini belakang, dan ketika kondisi kebugarannya sudah siap untuk bermain lagi, Agger justru tidak dapat menembus tim inti.

Bahkan ia harus menunggu hingga 9 November untuk tampil lagi saat The Reds mengalahkan Fulham dengan skor 4-0, di mana Rodgers kembali ke pakem sebelumnya yaitu mengandalkan empat pilar pertahanan.

Sejak Mamadou Sakho didatangkan pada bursa musim panas lalu, posisi Agger jadi serba salah dan ia harus tergusur dari skuad inti oleh pemain asal Prancis tersebut, yang berduet dengan Martin Skrtel kala mempermalukan Tottenham 5-0 di akhir pekan kemarin.

Benitez, yang melatih Liverpool pada musim 2004 hingga 2010,  berpindah haluan ke Napoli pada Mei lalu, setelah menjalani karir singkat selama enam bulan di Chelsea.

Setelah ia mantap di San Paolo, penjaga gawang Pepe Reina didatangkan dengan status pinjaman jangka panjang dan ia juga sempat berupaya merekrut bek tengah Martin Skrtel selama musim panas berjalan.

Walaupun Agger seolah-olah sudah kalah bersaing di tim utama, namun tekad kuat untuk terus bersaing coba diperlihatkannya dan bila demikian yang terjadi maka peluang Benitez sangat tipis untuk bereuni dengannya.