Edgar Davids Akhirnya Gantung Sepatu

Edgar Davids Akhirnya Gantung Sepatu

Edgar Davids Akhirnya Gantung Sepatu  – Mantan pesepakbola legendaris Belanda Edgar Davids akhirnya memutuskan untuk pensiun dari dunia sepakbola. Terakhir kali klub yang menjadi tempat pelabuhan karirnya adalah tim Inggris Barnett, di mana ia mengungkapkan waktunya sudah tepat bagi dirinya untuk gantung sepatu setelah sejumlah prestasi penting mewarnai karirnya sepanjang 20 musim di lapangan hijau.

Davids, 40 tahun, yang dikeluarkan untuk ketiga kalinya pada musim ini, saat Barnet menelan kekalahan tipis 1-0 dari Salisbury City di kompetisi Skrill Premier pada akhir pekan kemarin.

Dan berbicara selepas pertandingan, Davids menegaskan kalau dirinya tidak akan bermain lagi dan ia mengklaim perlakuan dari wasit sungguh tidak adil kepadanya.

“Saya pikir saya tahu definisi dari wasit untuk menargetkan Barnet,” tuding Davids. “Saya tidak tahu sudah berapa banyak pertandingan yang kami lalui saat ini, namun tentu saja keputusan kali ini sungguh mewarnai sebuah perjalanan panjang Barnet.

“Tentu saja hal ini sungguh konyol, terlebih saat saya menerima kartu kuning pertama, karena semua orang sudah jelas saya mengambil bola dengan bersih. Tentu saja hal ini tidak dapat diindahkan. Sementara kartu berikutnya menurut saya juga tidak dibenarkan.

“Bila saya yang menjadi incaran mereka tidak kenapa-napa. Tetapi sepertinya saya juga sudah tidak berminat lagi untuk bermain, karena hal ini sudah tidak menyenangkan lagi dan saya ingin tim ini bermain sebaik-baiknya.

“Jika anda melihat kartu merah, maka beberapa diantaranya memang layak untuk menerima dan terkadang di satu sisi hal tersebut tidak perlu diberikan. Mungkin sulit untuk melengkapi tugas kami, bila menghadapi keputusan yang bertentangan dengan anda.

“Rasa nyaman bagi saya untuk bermain di liga ini sudah tidak ada lagi.”

Kartu merah yang dikantonginya merupakan yang kelima kalinya dari 38 penampilan untuk Barnet, setelah bergabung sebagai pemain merangkap pelatih kepala bersama Mark Robson pada Oktober tahun lalu.

Keputusan Davids untuk berhenti bermain sebetulnya sudah sempat muncul pada tahun pertamanya berada di klub tersebut.

Davids telah memperkuat tim nasional Belanda sebanyak 74 kali, dan mencetak enam gol, dan selama berkarir ia juga telah mengantongi 20 trofi di tingkat klub sejak debut pertama kali bersama Ajax Amsterdam pada 1991.

Setelah memenangkan Piala UEFA, Liga Champions dan tiga ajang di Eredivisie dengan Ajax, Davids kemudian memutuskan hijrah ke AC Milan pada tahun 1996.

Tetapi selama berada di Milan ia gagal mempertahankan posisi di tim utama dan kemudian pindah ke Juventus hanya berselang 18 bulan saja, di mana ia merengkuh tiga kali Scudetto dan dua kali di ajang Supercoppa Italia.

Karirnya kemudian pindah dengan status pinjaman di Barcelona pada Januari 2004, sebelum ia kembali lagi ke Italia untuk berkiprah di Inter Milan, sebelum awal musim 2004-05.

Davids juga memenangkan Supercoppa Italia untuk kali ketiga selama berkarir di Inter, sebelum pindah ke Tottenham Hotspur, 12 bulan berikutnya.

Setelah bertahan selama 18 bulan di White Hart Lane, kemudian ia memutuskan pulang kampung dan bermain untuk Ajax lagi di tahun 2007.

Selepas itu Davids merumput di Inggris lagi bersama Crystal Palace, sebelum kembali ke Ajax sebagai salah satu anggota dewan penasihat dan kembali bermain untuk Barnet pada tahun 2012.